<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5604693123601061170</id><updated>2012-02-16T19:03:43.590-08:00</updated><title type='text'>Boxing Never Die</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://de2boxing.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5604693123601061170/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de2boxing.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Boxing Never Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10991827573144423147</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_30pDJSjmIv0/ScntBUo2UiI/AAAAAAAAAAg/DvcqUOUVPmU/S220/hooooooo.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5604693123601061170.post-3016549573117936139</id><published>2009-03-25T02:05:00.000-07:00</published><updated>2009-03-25T02:07:49.475-07:00</updated><title type='text'>Bahaya Merokok 2</title><content type='html'>ini lagi lagi....hha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Buat yang masih suka merokok sedikit bagi-bagi info nie buat semua.&lt;br /&gt;Efek Bahaya Asap Rokok Bagi Kesehatan Tubuh Manusia - Akibat Sebatang Rokok Racun, Ketagihan, Candu, Buang Uang Dan Dosa&lt;br /&gt;Rokok adalah benda beracun yang memberi efek santai dan sugesti merasa lebih jantan. Di balik kegunaan atau manfaat rokok yang secuil itu terkandung bahaya yang sangat besar bagi orang yang merokok maupun orang di sekitar perokok yang bukan perokok.&lt;br /&gt;1. Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia yang 200 diantaranya beracun dan 43 jenis lainnya dapat menyebabkan kanker bagi tubuh. Beberapa zat yang sangat berbahaya yaitu tar, nikotin, karbon monoksida, dsb.&lt;br /&gt;2. Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan pengeiritasi mata dan pernapasan. Semakin pendek rokok semakin tinggi kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di jalanan raya yang macet.&lt;br /&gt;3. Seseorang yang mencoba merokok biasanya akan ketagihan karena rokok bersifat candu yang sulit dilepaskan dalam kondisi apapun. Seorang perokok berat akan memilih merokok daripada makan jika uang yang dimilikinya terbatas.&lt;br /&gt;4. Harga rokok yang mahal akan sangat memberatkan orang yang tergolong miskin, sehingga dana kesejahteraan dan kesehatan keluarganya sering dialihkan untuk membeli rokok. Rokok dengan merk terkenal biasanya dimiliki oleh perusahaan rokok asing yang berasal dari luar negeri, sehingga uang yang dibelanjakan perokok sebagaian akan lari ke luar negeri yang mengurangi devisa negara. Pabrik rokok yang mempekerjakan banyak buruh tidak akan mampu meningkatkan taraf hidup pegawainya, sehingga apabila pabrik rokok ditutup para buruh dapat dipekerjakan di tempat usaha lain yang lebih kreatif dan mendatangkan devisa.&lt;br /&gt;5. Sebagian perokok biasanya akan mengajak orang lain yang belum merokok untuk merokok agar merasakan penderitaan yang sama dengannya, yaitu terjebak dalam ketagihan asap rokok yang jahat. Sebagian perokok juga ada yang secara sengaja merokok di tempat umum agar asap rokok yang dihembuskan dapat terhirup orang lain, sehingga orang lain akan terkena penyakit kanker.&lt;br /&gt;6. Kegiatan yang merusak tubuh adalah perbuatan dosa, sehingga rokok dapat dikategorikan sebagai benda atau barang haram yang harus dihindari dan dijauhi sejauh mungkin. Ulama atau ahli agama yang merokok mungkin akan memiliki persepsi yang berbeda dalam hal ini.&lt;br /&gt;Kesimpulan :&lt;br /&gt;Jadi dapat disimpulkan bahwa merokok merupakan kegiatan bodoh yang dilakukan manusia yang mengorbankan uang, kesehatan, kehidupan sosial, pahala, persepsi positif, dan lain sebagainya. Maka bersyukurlah anda jika belum merokok, karena anda adalah orang yang smart / pandai.&lt;br /&gt;Ketika seseorang menawarkan rokok maka tolak dengan baik. Merasa kasihanlah pada mereka yang merokok. Jangan dengarkan mereka yang menganggap anda lebih rendah dari mereka jika tidak ikutan ngerokok. karena dalam hati dan pikiran mereka yang waras mereka ingin berhenti merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Asap rokok mengandung lebih dari 4,000 jenis bahan kimia, yang 43 diantaranya diketahui sebagai bahan kimia penyebab kanker. Beberapa bahan kimia tersebut terdapat pula pada racun serangga DDT, arsen, racun tikus, pelitur kayu dan pembersih cat kuku.&lt;br /&gt;•  Environmental Protection Agency (EPA) atau badan perlidungan lingkungan Amerika mengkelompokkan asap rokok sebagai bahan kimia yang bersifat karsinogen (penyebab kanker) kelas A, yang di dalamnya terdapat pula asbes, arsen, benzene dan gas radon.&lt;br /&gt;•  Asap rokok juga menjadi penyebab timbulnya penyakit-penyakit berbahaya seperti kanker paru-paru, penyakit hati, hipertensi, stroke, kanker mulut, kanker pankreas, kanker kantung kemih, penyakit ginjal dan infeksi telinga. &lt;br /&gt;•  Secara rata-rata merokok dapat mengurangi angka harapan hidup selama 15 tahun dan jumlah kematian akibat kanker 2-4 kali lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;de2 poenya..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5604693123601061170-3016549573117936139?l=de2boxing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de2boxing.blogspot.com/feeds/3016549573117936139/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de2boxing.blogspot.com/2009/03/bahaya-merokok-2.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5604693123601061170/posts/default/3016549573117936139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5604693123601061170/posts/default/3016549573117936139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de2boxing.blogspot.com/2009/03/bahaya-merokok-2.html' title='Bahaya Merokok 2'/><author><name>Boxing Never Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10991827573144423147</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_30pDJSjmIv0/ScntBUo2UiI/AAAAAAAAAAg/DvcqUOUVPmU/S220/hooooooo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5604693123601061170.post-8183306948809141670</id><published>2009-03-25T01:49:00.000-07:00</published><updated>2009-03-25T02:01:47.315-07:00</updated><title type='text'>Bahaya Merokok</title><content type='html'>Nee gw De2..&lt;br /&gt;mue berbagi cerita bagi teman" yg merasa Olahragawan.!!!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Rokok merupakan benda yang sudah tak   asing lagi bagi kita. Merokok sudah menjadi kebiasaan yang sangat umum dan   meluas di masyarakat. Bahaya merokok terhadap kesehatan tubuh telah diteliti   dan dibuktikan banyak orang. Efek-efek yang merugikan akibat merokok pun   sudah diketahui dengan jelas. Banyak penelitian membuktikan kebiasaan merokok   meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit seperti penyakit jantung dan   gangguan pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker   laring, kanker osefagus, bronkhitis, tekanan darah tinggi, impotensi serta   gangguan kehamilan dan cacat pada janian. Pasien-pasien perokok   juga berisiko tinggi mengalami komplikasi atau sukarnya penyembuhan luka   setelah pembedahan termasuk bedah plastik dan rekonstruksi, operasi plastik   pembentukan payudara dan operai yang menyangkut anggota tubuh, bagian bawah.Pada kenyataannya   kebiasaan merokok ini sulit dihilangkan dan jarang diakui orang sebagai suatu   kebiasaan buruk. Apalagi orang yang merokok untuk mengalihkan diri dari   stress dan tekanan emosi, lebih sulit melepaskan diri dari kebiasaan ini   dibandingkan perokok yang tidak memiliki latar belakang depresi.Penelitian terbaru juga   menunjukkan adanya bahaya dari seconhandsmoke yaitu asap rokok yang terhirup   oleh orang-orang bukan perokok karena berada di sekitar perokok atau bisa   disebut juga dengan perokok pasif. Rokok tidak dapat dipisahkan dari bahanpembuatannya yakni   tembakau. Di Indonesia tembakau ditambah cengkih dan bahan-bahan lain   dicampur untuk dibuat rokok kretek. Selain kretek tembakau juga dapat   digunakan sebagai rokok linting, rokok putih, cerutu, rokok pipa dan tambakau   tanpa asap (tembakau kunyah).&gt;Sebetulnya apa saja yang   terkandung dalam asap sebatang rokok yang dihisap ? Tidak kurang dari 4000   zat kimia beracun. Zat kimia yang dikeluarkan ini terdiri dari komponen gas   (85 persen) dan partikel. Nikotin, gas karbonmonoksida, nitrogen oksida,   hidrogen sianida, amoniak, akrolein, asetilen, benzaldehid, urethan, benzen,   methanol, kumarin, 4-etilkatekol, ortokresol dan perylene adalah sebagian   dari beribu-ribu zat di dalam rokok.Komponen gas asap rokok   adalah karbonmonoksida, amoniak, asam hidrosianat, nitrogen oksida dan   formaldehid. Partikelnya berupa tar, indol, nikotin, karbarzol dan kresol.   Zat-zat ini beracun, mengiritasi dan menimbulkan kanker (karsinogen).   Sebetulnya apa sih zat-zat tersebut dan bagaimana mereka membahayakan tubuh ?  (1) Nikotin. Zat yang   paling sering dibicarakan dan diteliti orang, meracuni saraf tubuh,   meningkatkan tekanan darah, menimbulkan penyempitan pembuluh darah tepi dan   menyebabkan ketagihan dan ketergantungan pada pemakainya. Kadar nikotin 4-6   mg yang diisap oleh orang dewasa setiap hari sudah bisa membuat seseorang   ketagihan.(2) Timah hitam (Pb)   yang dihasilkan sebatang rokok sebanyak 0,5 ug. Sebungkung rokok (isi 20   batang) yang habis diisap dalam satu hari menghasilkan 10 ug. Sementara   ambang batas timah hitam yang masuk ke dalam tubuh adalah 20 ug per hari.   Bisa dibayakangkan bila seorang perkok berat menghisap rata-rata 2 bungkus   rokok per hari, berapa banyak zat berbahaya ini masuk ke dalam tubuh. (3) Gas   karbonmonoksida (CO) memiliki kecenderungan yang kuat untuk berikatan dengan   hemoglobin dalam sel-sel darah merah. Seharusnya hemoglobin ini berikatan   dengan oksigen yang sangat penting untuk pernasapan sel-sel tubuh, tapi   karena gas CO lebih kuat daripada oksigen maka gas CO ini merebut tempatnya   "di sisi" hemoglobin. Jadilah hemoglobin bergandengan dengan gas   CO. Kadar gas CO dalam darah bukan perokok kurang dari 1 persen. Sementara   dalam darah perokok mencapai 4-15 persen. (4) Tar adalah kumpulan dari   beribu-ribu bahan kimia dalam komponen padat asap rokok dan bersifat   karsinogen. Pada saat rokok dihisap, tar masuk ke dalam rongga mulut sebagai   uap padat. Setelah dingin akan menjadi padat dan membentuk endapan berwarna   coklat pada permukaan gigi, saluran pernafasan dan paru-paru. Pengedapan ini   bervariasi antara 3-40 mg per batang rokok, sementara kadar tar dalam rokok   berkisar 24-45 mg.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Antibodi Menurun.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Rongga mulut sangat mudah terpapar efek yang merugikan akibat merokok.   Tejadinya perubahan dalam rongga mulut sangat masuk diakal karena mulut   merupakan awal terjadinya penyerapan zat-zat hasil pembakaran rokok.   Temperatur rokok pada bibir adalah 30 derajat C, sedangkan ujung rokok yang   terbakar bersuhu 900 derajat C. : Asap panas yang   berhembus terus menerus ke dalam rongga mulut merupakan rangsangan panas yang   menyebabkan perubahan aliran darah dan mengurangi pengeluaran ludan.   Akibatnya rongga mulut menjadi kering dan lebih an-aerob (suasana bebas zar   asam) sehingga memberikan lingkungan yang sesuai untuk tumbuhnya bakteri   an-aerob dalam plak. Dengan sendirinya perokok berisiko lebih besar   terinfeksi bakteri penyebab penyakit jaringan pendukung gigi dibandingkan   mereka yang perokok.Pengaruh asap rokok   secara langsung adalah iritasi terhadap gusi dan secara tidak langsung   melalui produk-produk rokok seperti nikotin yang sudah masuk melalui aliran   darah dan ludah, jaringan pendukung gigi yang sehat seperti gusi, selaput   gigi, semen gigi dan tulang tempat tertanamnya gigi menjadi rusak karena   terganggunya fungsi normal mekanisme pertahanan tubuh terhadap infeksi dan   dapat merangsang tubuh untuk menghancurkan jaringan sehat di sekitarnya.Pada perokok terdapat   penurunan zat kekebalan tubuh (antibodi) yang terdapat di dalam ludah yang   berguna untuk menetralisir bakteri dalam rongga mulut dan terjadi gangguan   fungsi sel-sel pertahanan tubuh. Sel pertahanan tubuh tidak dapat mendekati   dan memakan bakteri-bakteri penyerang tubuh sehinggal sel pertahanan tubuh   tidak peka lagi terhadap perubahan di sekitarnya juga terhadap infeksi. Gusi seorang perokok   juga cenderung mengalami penebalan lapisan tanduk. Daerah yang mengalami   penebalan ini terlihat lebih kasar dibandingkan jaringan di sekitarnya dan   berkurang kekenyalannya. Penyempitan pembuluh darah yang disebabkan nikotin   mengakibatkan berkurangnya aliran darah di gusi sehingga meningkatkan   kecenderungan timbulnya penyakit gusi. Tar dalam asap rokok   juga memperbesar peluang terjadinya radang gusi, yaitu penyakit gusi yang   paling sering tejadi yang disebabkan oleh plak bakteri dan faktor lain yang   dapat menyebabkan bertumpuknya plak di sekitar gusi. Tar dapat diendapkan   pada permukaan gigi dan akar gigi sehingga permukaan ini menjadi kasar dan   mempermudah perlekatan plak. Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan   plak dan karang gigi lebih banyak terbentuk pada rongga mulut perokok   dibandingkan bukan perokok. Penyakit jaringan pendukung gigi yang parah, kerusakan   tulang penyokong gigi dan tanggalnya gigi lebih banyak terjadi pada perokok   daripada bukan perkok. Pada perawatan penyakit jaringan pendukung gigi pasien   perokok memerlukan perawatan yang lebih luas dan lebih lanjut. Padahal pada   pasien bukan perokok dan pada keadaan yang sama cukup hanya dilakukan   perawatan standar seperti pembersihan plak dan karang gigi.Keparahan penyakit yang   timbul dari tingkat sedang hingga lanjut berhubungan langsung dengan   banyaknya rokok yang diisap setiap hari berapa lama atau berapa tahun   seseorang menjadi perokok dan status merokok itu sendiri, apakah masih   merokok hingga sekarang atau sudah berhenti. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 7.5pt; font-family: Verdana;"&gt;Nikotin berperan dalam   memulai terjadinya penyakit jaringan pendukung gigi karena nikotin dapat   diserap oleh jaringan lunak rongga mulut termasuk gusi melalui aliran darah   dan perlekatan gusi pada permukaan gigi dan akar. Nikotin dapat ditemukan   pada permukaan akar gigi dan hasil metabolitnya yakni kontinin dapat   ditemukan pada cairan gusi.Perlekatan jaringan ikat   dan serat-serat kolagen terhambat, sehingga proses penyembuhan dan regenerasi   jaringan setelah perawatan terganggu.Tembakau kunyah sering   disebut juga tembakau tanpa asap, tampaknya juga telah menjadi tren dan   produknya banyak dimanfaatkan oleh kalangan muda, atletik dan wanita usia   lanjut di Amerika. Di Indonesia mengunyah tembakau telah menjadi kebiasan   sejak dulu. Walaupun tanpa asap kebiasaan mengunyah tembakau ini diduga   sebagai penyebab terjadinya 'bercak putih' (leukoplakia) dan terjadinya   kanker rongga mulut. Kelainan biasanya terjadi di daerah pipi, tempat   tembakau tanpa asap ini biasa disisipkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                               created by ..De2&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5604693123601061170-8183306948809141670?l=de2boxing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de2boxing.blogspot.com/feeds/8183306948809141670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de2boxing.blogspot.com/2009/03/bahaya-merokok.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5604693123601061170/posts/default/8183306948809141670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5604693123601061170/posts/default/8183306948809141670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de2boxing.blogspot.com/2009/03/bahaya-merokok.html' title='Bahaya Merokok'/><author><name>Boxing Never Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10991827573144423147</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_30pDJSjmIv0/ScntBUo2UiI/AAAAAAAAAAg/DvcqUOUVPmU/S220/hooooooo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5604693123601061170.post-6584272220414420649</id><published>2009-03-24T20:27:00.000-07:00</published><updated>2009-03-24T20:35:44.174-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.robbinssports.com/sporting-goods-store/images/everlast-boxing-lace-style-training-heavy-bag-glove.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 495px; height: 500px;" src="http://www.robbinssports.com/sporting-goods-store/images/everlast-boxing-lace-style-training-heavy-bag-glove.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;   iiiits d'glove...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5604693123601061170-6584272220414420649?l=de2boxing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://de2boxing.blogspot.com/feeds/6584272220414420649/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://de2boxing.blogspot.com/2009/03/iiiits-dglove.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5604693123601061170/posts/default/6584272220414420649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5604693123601061170/posts/default/6584272220414420649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://de2boxing.blogspot.com/2009/03/iiiits-dglove.html' title=''/><author><name>Boxing Never Die</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10991827573144423147</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_30pDJSjmIv0/ScntBUo2UiI/AAAAAAAAAAg/DvcqUOUVPmU/S220/hooooooo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
